Penggunaan Insulin pada Penderita Diabetes

Suntik Insulin atau Minum Tablet Saja?

Pengobatan Pennasia dalam penelitian pemerintah terbukti dapat menurunkan tingkat diabetes pada penderita. Selama 22 tahun Pennasia telah membantu penderita mengurangi penggunaan insulin secara bertahap, dan akhirnya hanya menggunakan tablet dalam dosis rendah. Beberapa orang benar-benar dapat melepaskan diri dari penggunaan obat diabetes, dan hanya mengatur diet makanan rendah karbohidrat.

Penderita diabetes saat ini ditemukan pada usia yang semakin muda. Tentu saja efek sampingnya juga mengenai mereka juga. Impotensi atau lemah syahwat yang merupakan salah satu efek sampingnya juga banyak ditemukan pada generasi yang makain muda. Kombinasi stress dalam kerja, dalam kehidupan rumah-tangga, maupun faktor keturunan juga sangat berpengaruh.

Pennasia mengatasi faktor lemah syahwat, stress, dan diabetes ini dengan efektif dan bertahap. Tingkat kesembuhannya bervariasi, sesuai dengan tingkat kesulitan, dannusia penyakit itu sendiri. Bahkan lemah syahwat lebih cepat sembuh tanpa menunggu membaiknya tingkat diabetes penderita.

Para penderita diabetes terbagi dalam tiga katagori. Ada yang menggunakan tablet saja, ada yang menggunakan insulin, dan ada yang kombinasi penggunaan tablet dan insulin. Karena diabetes disebabkan oleh kekurangan insulin, cara pengobatan yang biasa tentu saja dengan menambah kekurangan tersebut. Selama bertahun-tahun sebelumnya hal tersebut tidak mungkin dilakukan. Bukan saja dikarenakan penyebab penyakit tersebut belum diketahui dokter, tetapi dikarenakan insulin belum ditemukan atau tidak tersedia.

Tetapi pemakaian insulin juga harus diikuti dengan diet karbohidrat dalam jumlah tertentu, disamping penderita harus mendapat suntikan atau minum tablet satu sampai dua kali sehari secara teratur.

Pada tahun 1954 dua orang dokter jerman menemukan bahwa salah satu sulfonamid (antibiotik untuk memerangi infeksi bakteri) juga dapat menurunkan kadar gula darah. Pengaruh obat ini baik bila diberikan kepada penderita diabetes “terlambat”. Dewasa ini, penderita diabetes usia lanjut biasanya minum tablet secara teratur, sedangkan penderita yang lebih muda secara teratur memakai injeksi insulin. Dan banyak penderita usia lanjut biasanya minum tablet secara teratur, sedangkan penderita yang lebih muda secara teratur memakai injeksi insulin. Dan banyak penderita usia lanjut dapat mengatasi masalahnya dengan diet ketat, terutama dengan tidak banyak makan makanan yang mengandung karbohidrat.

Sumber: Pennasia
www.SembuhAlami.com

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *