{"id":6,"date":"2010-03-31T04:42:15","date_gmt":"2010-03-31T04:42:15","guid":{"rendered":"http:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/penyakit-hidung.html"},"modified":"2019-06-10T05:31:37","modified_gmt":"2019-06-10T05:31:37","slug":"penyebab-penyakit-hidung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/penyebab-penyakit-hidung.html","title":{"rendered":"Penyebab Penyakit Hidung"},"content":{"rendered":"<h2 style=\"text-align: center;\"><strong><span style=\"color: #008000;\">Penyebab Penyakit Hidung <\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hidung merupakan organ penting, yang seharusnya mendapat perhatian lebih dari biasanya; merupakan salah satu organ pelindung tubuh terpenting terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hidung mempunyai beberapa fungsi, yaitu sebagai indra penghidu, menyiapkan udara inhalasi agar dapat digunakan paru-paru, mempengaruhi refleks tertentu pada paru-paru dan memodifikasi bicara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walaupun hidung terletak di pusat sepertiga tengah wajah, namun struktur ini sering diabaikan dalam pembicaraan penyakit manusia. Perubahan fisiologis hidung menimbulkan rangkaian gangguan mulai dari ketidaknyaman dan penyakit ringan yang berlangsung sementara.<br \/>\nSeperti infeksi saluran pernapasan atas, hingga gangguan yang mengancam nyawa seperti atresia koana pada bayi baru lahir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/www.sembuhalami.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2013\/02\/alergi-debu.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-862\" title=\"alergi debu\" src=\"http:\/\/www.sembuhalami.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2013\/02\/alergi-debu.jpg\" alt=\"\" width=\"250\" height=\"125\" \/><\/a>Gejala <span style=\"color: #888888;\">penyakit hidung<\/span> dapat secara lokal maupun merupakan manifestasi jauh. Gejala lokal diantaranya termasuk hidung tersumbat, perdarahan, nyeri atau perubahan indra penghidu lainnya. Penyakit hidung dapat mengungkapkan edema mukosa sebagai penyebab nyeri kepala atau sebagai faktor yang ikut berperan pada penyakit telinga kronik.<\/p>\n<p>Berikut adalah beberapa macam penyabab penyakit hidung:<\/p>\n<ul>\n<li>\u00b7 <strong>Fraktur akibat trauma <\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Trauma ringan dapat menyebabkan deformitas septum nasi (tulang rawan pembatas di dalam hidung yang membagi menjadi dua bagian, kanan dan kiri) bermakna, yang kemudian mengakibatkan penyumbatan hidung. Patologi hidung lain, <span style=\"color: #000000;\">seperti alergi,<\/span> infeksi neoplasma atau gangguan metabolik dapat memperberat gejala sumbatan baik untuk sementara waktu, berulang ataupun permanen.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Perforasi septum nasi<\/strong> (lubang pada tulang pembatas hidung).<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gejala ini dapat berupa sensasi bersiul melewati hidung pada waktu berbicara. Perforasi (lubang) kecil lebih cenderung menimbulkan sensasi bersiul dibandingkan perforasi yang lebih besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengganti tulang rawan hidung yang hilang amat sulit (kecuali perforasi kecil). Sampai saat ini terapi yang dilakukan adalah metode bedah minor dengan menggunakan berbagai tipe jaringan baik homogen ataupun autogen untuk menutup lubang tersebut.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Benda asing <\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hampir selalu ditemukan pada anak-anak. Misalnya seperti kancing, manik-manik, karet penghapus, kelereng, kacang polong, kacang tanah, bahkan batu. Bila belum lama kejadiannya, maka tidak atau hanya sedikit mengganggu, kecuali bila besar atau tajam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gejala yang umum adalah hidung buntu sebelah dan adanya cairan berbau. Tidak satu pun benda asing yang boleh dibiarkan dalam hidung, oleh karena bahaya nekrosis (mati jaringan) dan infeksi sekunder yang mungkin timbul serta kemungkinan aspirasi ke dalam saluran pernapasan bawah.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><iframe loading=\"lazy\" src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/How9gaNk-ZY?rel=0\" width=\"420\" height=\"315\" frameborder=\"0\"><\/iframe><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Menyembuhkan sakit sinusitis Bp. Wawan<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><iframe loading=\"lazy\" src=\"\/\/www.youtube.com\/embed\/QLCOnV5Ev1k?rel=0\" width=\"420\" height=\"315\" frameborder=\"0\"><\/iframe><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Menyembuhkan sakit sinusitis Bp. Istijab<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perlu adanya suatu perlakuan yang <span style=\"color: #000000;\">lebih beretika,<\/span> dalam memperlakuan hidung sebagai alat yang penting.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyebab Penyakit Hidung Hidung merupakan organ penting, yang seharusnya mendapat perhatian lebih dari biasanya; merupakan salah satu organ pelindung tubuh terpenting terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan. Hidung mempunyai beberapa fungsi, yaitu sebagai indra penghidu, menyiapkan udara inhalasi agar dapat digunakan paru-paru, mempengaruhi refleks tertentu pada paru-paru dan memodifikasi bicara. Walaupun hidung terletak di pusat sepertiga&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":862,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[78],"tags":[],"class_list":["post-6","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sinusitis-tht"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1762,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6\/revisions\/1762"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}