{"id":255,"date":"2015-07-09T01:12:25","date_gmt":"2015-07-09T01:12:25","guid":{"rendered":"http:\/\/www.sembuhalami.com\/artikel\/?p=255"},"modified":"2019-06-10T04:16:01","modified_gmt":"2019-06-10T04:16:01","slug":"frigiditas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/frigiditas.html","title":{"rendered":"Frigiditas"},"content":{"rendered":"<h2 style=\"text-align: center;\"><span style=\"color: #800080;\"><strong>FRIGIDITAS<\/strong><\/span><\/h2>\n<p>Frigiditas adalah sikap &#8216;dingin&#8217; seorang wanita terhadap sex. Penyebabnya bisa gangguan fisik (organnya sakit saat berhubungan\/gangguan saraf\/kelenjar) dan gangguan psikhis. Bisa juga karena menderita diabetes, maupun faktor psikhologis.<\/p>\n<p>Mayoritas ahli hanya berbicara dan membahas penyebab psikhis saja. Sehingga akhirnya hanya ngobrol saja berkepanjangan dan tidak segera sembuh.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.sembuhalami.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/frigiditas.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-medium wp-image-911\" title=\"frigiditas\" src=\"http:\/\/www.sembuhalami.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/frigiditas-300x195.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"195\" srcset=\"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/frigiditas-300x195.jpg 300w, https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2012\/07\/frigiditas.jpg 460w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Padahal faktor fisik yang saya sebut di atas lebih riil dan mudah disembuhkan. <span style=\"color: #0000ff;\"><strong>Perlu 4-6 kali terapi Pennasia untuk menjadi baik kembali.<\/strong><\/span> Pennasia mengevaluasi peristiwa, akibatnya, dan solusinya.<\/p>\n<p>Faktor psikhis yang sering jadi penyebab dan pembahasan antara lain,<\/p>\n<ol>\n<li>Trauma akibat diperkosa. Menyebabkan luka pada Miss V, peradangan pada dinding vagina dan gangguan kelenjar.<br \/>\nAkibatnya, bagian tersebut sensitif dan mudah sakit. Cairan pelumas tidak bisa keluar, sehingga mengakibatkan sakit saat berhubungan seksual.<br \/>\nGangguan ini bisa disembuhkan dengan melancarkan aliran darah pada daerah itu dan menormalkannya kembali.<\/li>\n<li>Dilecehkan secara seksual, tidak mencintai pasangannya, minder,\u00a0 bosan, kekecewaan, dan malas.<br \/>\nFaktor ini bisa mengakibatkan gangguan pada saraf otak dan jantung.<br \/>\nFaktor psikhis bukan menyerang ruh atau jiwa. Tetapi menyerang organ otak dan jantung.<br \/>\nMenurut pengalaman kami, faktor psikhis -tidak hanya frigiditas- banyak yang bisa kami selesaikan dengan melakukan terapi normalisasi pada kedua organ yaitu otak\/kepala dan jantung.<\/li>\n<li>Kesibukan\/kelebihan bekerja, kurangnya kasih sayang suami.<br \/>\nEnergi yang dihabiskan untuk bekerja di kantor bisa mengakibatkan tidak ada lagi energi yang bisa digunakan untuk membangkitkan gairah bercinta.<br \/>\nKalau anda ingin hubungan yang harmonis, berikan sisa energi yang cukup banyak untuk malam harinya.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Baca juga <a href=\"http:\/\/www.sembuhalami.com\/artikel\/lemah-syahwat.html\"><span style=\"color: #0000ff;\"><strong>kasus pasutri<\/strong><\/span><\/a> pada halaman lain.<\/p>\n<p>Bila anda tidak bisa terbuka dengan pasangan, konsultasi boleh dengan mengajak keluarga\/teman dekat. Frigiditas adalah kasus saraf organ intim yang bisa diterapi dan disembuhkan. Segera ke Pennasia<\/p>\n<p><em>Sumber: Pennasia<br \/>\nwww.SembuhAlami.com<br \/>\n<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>FRIGIDITAS Frigiditas adalah sikap &#8216;dingin&#8217; seorang wanita terhadap sex. Penyebabnya bisa gangguan fisik (organnya sakit saat berhubungan\/gangguan saraf\/kelenjar) dan gangguan psikhis. Bisa juga karena menderita diabetes, maupun faktor psikhologis. Mayoritas ahli hanya berbicara dan membahas penyebab psikhis saja. Sehingga akhirnya hanya ngobrol saja berkepanjangan dan tidak segera sembuh. Padahal faktor fisik yang saya sebut di&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":911,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83],"tags":[],"class_list":["post-255","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-frigiditas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=255"}],"version-history":[{"count":18,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1707,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/255\/revisions\/1707"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/911"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}