{"id":1887,"date":"2022-04-03T06:59:16","date_gmt":"2022-04-03T06:59:16","guid":{"rendered":"http:\/\/www.sembuhalami.com\/artikel\/?p=1887"},"modified":"2022-04-03T07:00:25","modified_gmt":"2022-04-03T07:00:25","slug":"testimoni-kesembuhan-berbagai-sakit-rahim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/testimoni-kesembuhan-berbagai-sakit-rahim.html","title":{"rendered":"Testimoni Kesembuhan Berbagai Sakit Rahim"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/www.sembuhalami.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/testimoni-peneyembuhan-penyakit-rahim.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1888\" src=\"http:\/\/www.sembuhalami.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/testimoni-peneyembuhan-penyakit-rahim.png\" alt=\"testimoni peneyembuhan penyakit rahim\" width=\"940\" height=\"788\" srcset=\"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/testimoni-peneyembuhan-penyakit-rahim.png 940w, https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/testimoni-peneyembuhan-penyakit-rahim-300x251.png 300w, https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/testimoni-peneyembuhan-penyakit-rahim-768x644.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 940px) 100vw, 940px\" \/><\/a><\/p>\n<p><strong>NYERI DATANG BULAN<\/strong><\/p>\n<p><em><strong>I.A. Maha Dewi. Denpasar Bali.<\/strong><\/em><br \/>\nMahasiswi Untag Surabaya ini setiap kali menstruasi, rasa sakit selalu datang. Menurut keterangannya, sakit sampai tak tertahankan. Dan tidak jarang gadis ini pingsan akibat tak dapat menahan rasa sakit.<br \/>\nKetika pengendoran ligamentum, normalisasi saraf dan letak rahim dilakukan, dari bagian perut, semula ada rasa khawatir. Namun ketika datang tamu rutinnya dia kaget karena tidak merasakan sinyal awal seperti biasanya. Saat itu baru dia yakin bahwa sakit saat menstruasi ini dapat disembuhkan dan tidak memerlukan obat penghilang rasa sakit.<\/p>\n<p><em><strong>Sugiarti. Surakarta.<\/strong><\/em><br \/>\nPenderita ini mengalami gangguan yang hampir sama. Tersiksa setiap datang bulan, badan terasa lemah, sakit dan perlu istirahat. Penderitaan itu sudah bertahun-tahun dan selama ini dia memang mengkonsumsi obat-obatan, meskipun ada juga kekhawatiran tentang efek sampingnya.<span id=\"more-9\"><\/span><br \/>\nAlat yang digunakan adalah SIPUT bagian HEAD dan VASSI bagian SPIN. Fungsinya untuk memperlancar arteri yang berhubungan dan mengendorkan ligamentum penyangga rahim. Sehingga aliran darah lancar dan bagian servik mempunyai tarikan yang seimbang.<\/p>\n<p><strong>DATANG BULAN TIDAK TERATUR<\/strong><br \/>\n<em><strong>Yanti. Madura.<\/strong><\/em><br \/>\nIbu ini mengalami masa menstruasi yang cukup panjang, sekitar dua bulan. Berulangkali mengkonsumsi obat dokter dan cukup berhasil. Masalahnya, bila tidak minum obat, haidnya panjang lagi. Demikian berjalan bertahun-tahun.<br \/>\nPernah terucap secara langsung kepada dokternya \u2018Dok, saya sudah capek minum obat. Kapan saya sembuhnya? Dokternya hanya tersenyum saja. Setelah diberitahu adiknya yang sudah sembuh, ibu ini mengatur kunjungan ke PENNASIA dan sembuh setelah 4 kali normalisasi.<\/p>\n<p><strong>KEPUTIHAN<\/strong><\/p>\n<p><strong><em>Arinta. Sidoarjo.<\/em><\/strong><br \/>\nIbu ini menyampaikan bahwa menderita keputihan sudah cukup lama. Cairan yang keluar juga cukup banyak dan sangat mengganggu. Namun berbagai upaya tidak membuahkan hasil.<br \/>\nKetika normalisasi oleh PENNASIA dilakukan, esoknya reaksi penyembuhan langsung terasa. Banyak mengeluarkan keringat pada sore hari. Hari berikutnya keputihan tidak pernah datang lagi.<\/p>\n<p><em><strong>Dewi L. Sidoarjo.<\/strong><\/em><br \/>\nMengalami hal yang hampir sama. Setelah rahimnya dikuret, ibu ini mengalami keputihan yang berkepanjangan. Bahkan di sekitar rahim tersentuhpun sakit, sehingga sang suami terpaksa ikut \u2018berpuasa\u2019 berbulan-bulan.<br \/>\nSetelah mendapatkan perawatan, malam harinya keluar keringat banyak sekali sehingga muncul kekhawatiran dan pikiran yang tidak-tidak. Untung sang suami mengingatkan petunjuk dari PENNASIA untuk menenangkan sang istri.<br \/>\nEsoknya keputihan berangsur berhenti dan sakit yang diderita berangsur-angsur berkurang. Terapi berikutnya hanya merupakan penyempurnaan penyembuhan. Ibu ini selain mengalami keputihan, juga mengalami kasus rahim salah posisi akibat kuret yang kurang hati-hati.<br \/>\n<em><strong>Tunik. Semarang.<\/strong><\/em><br \/>\nIbu ini sudah putus asa dalam berikhtiar untuk menyembuhkan keputihannya. Bertahun-tahun usahanya tidak berhasil, bahkan merasa kalau umurnya mungkin tidak panjang lagi, seperti ibunya. Temannyalah yang tidak berputus asa mencarikan iformasi.<br \/>\nKetika temannya mendapat info tentang PENNASIA, tidak banyak cerita, ibu ini langsung dibawa untuk dirawat. Setelah terapi tiga kali, ibu ini pulih kembali semangatnya untuk hidup. Ternyata keputihannya bisa sembuh.<br \/>\n<strong><br \/>\nPOSISI RAHIM YANG BERUBAH<\/strong><br \/>\n<em><strong>Untari. Surabaya.<\/strong><\/em><br \/>\nKaryawati ini cukup lama\u00a0 mengalami sakit datang bulan, dan mempunyai kebiasaan pijat urat di kampungnya. Pernah mendapat nasehat agar menjalani terapi PENNASIA\u00a0 saja, dan tidak melanjutkan kebiasaan pijat perut yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Namun hal itu tidak ditanggapi dan melanjutkan kebiasaannya.<br \/>\nKetika suatu saat mengalami sakit, penderitannya tidak tertahan lagi, pasien ini benar-benar tersiksa. Tubuhnya berguling-guling akibat kesakitan, yang diakibatkan pijat pada malam sebelumnya. Kami menemukan pasien ini mengalami pergeseran otot rahim, otot perut, bahkan hingga otot-otot pada tulang rusuknya.<br \/>\nPenyembuhan rahim salah posisi ini benar-benar tidak cocok melalui pengobatan. Karena obat tidak akan mampu menggeser organ tersebut. Penderitaan hanya berkurang karena penghilang rasa sakit. Obat-obatan hanya akan menyengsarakan penderita dalam jangka panjang, karena penumpukan obat di dalam tubuh.<\/p>\n<p><strong>SAKIT AKIBAT OPERASI<\/strong><\/p>\n<p><em><strong>Insukatminingsih. Surabaya.<\/strong><\/em><br \/>\nIbu ini menjalani operasi tumor kandungan. Beberapa bulan kemudian dia mulai merasakan penderitaan. Perutnya yang dulu tidak pernah sakit, sekarang mulai sering kram dan sakit luar biasa.<br \/>\nHampir seminggu sekali sakitnya kambuh. Tubuhnya berguling-guling, sambil mengerang dia menjambak rambutnya. Penderitaan ini berlangsung kurang lebih satu jam, lalu berangsur menghilang.<br \/>\nDokter yang mengoperasi dan dokter-dokter lain yang dia hubungi mengatakan dia \u2018tidak mengalami gangguan apa-apa\u2019, kecuali hanya sakit maag saja. Padahal penderita ini mengalami penderitaan selama satu jam tiap minggu selama kurang lebih sepuluh tahun.<\/p>\n<p><em><strong>Lubna. Sidoarjo.<\/strong><\/em><br \/>\nBeberapa bulan setelah mengalami operasi caesar, penderita ini merasakan penderitaan pula. Berbeda dengan penderita di atas, penderita ini tidak hanya kambuh tiap minggu. Ibu muda ini menderita setiap saat selama dua tahun. Setiap disentuh perut dan bagian sekitar rahimnya mengalami kesakitan.<br \/>\nSebagaimana penderita di atas, penderita ini pada pemeriksaan lanjutan yang telah menghabiskan banyak biaya di Batam maupun di Jakarta, tidak ditemukan kelainan yang ada.<br \/>\nPermasalahan yang terjadi tidak jauh berbeda. Karena jahitan bekas operasi yang kurang teliti menjadikan penderitaan yang berkepanjangan.<br \/>\nDulu, ketika diterima di fakultas kedokteran tidak semahal sekarang, hampir dapat dipastikan bahwa tingkat kecerdasan rata-rata calon dokter ini lebih baik dibandingkan dari fakultas lain.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NYERI DATANG BULAN I.A. Maha Dewi. Denpasar Bali. Mahasiswi Untag Surabaya ini setiap kali menstruasi, rasa sakit selalu datang. Menurut keterangannya, sakit sampai tak tertahankan. Dan tidak jarang gadis ini pingsan akibat tak dapat menahan rasa sakit. Ketika pengendoran ligamentum, normalisasi saraf dan letak rahim dilakukan, dari bagian perut, semula ada rasa khawatir. Namun ketika&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1888,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[440],"tags":[484,486,461,460,467,466,468,478,485,480,489,473,479,458,457,465,463,471,472,477,452,482,487,464,453,494,474,476,450,483,475,451,441,448,449,442,456,455,470,469,444,488,459,491,490,493,492,454,445,446,447,443,481,462],"class_list":["post-1887","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penyakit-rahim","tag-akibat-penyakit-infeksi-rahim","tag-apa-penyebab-penyakit-infeksi-rahim","tag-apakah-penyakit-leher-rahim-berbahaya","tag-apakah-penyakit-tumor-rahim-bisa-disembuhkan","tag-ciri-ciri-penyakit-kanker-rahim","tag-ciri-penyakit-rahim-kering","tag-contoh-penyakit-rahim","tag-gambar-penyakit-fibroid-rahim","tag-gambar-penyakit-infeksi-rahim","tag-gangguan-penyakit-rahim","tag-jenis-penyakit-rahim","tag-jenis-penyakit-rahim-dan-gejalanya","tag-macam-penyakit-rahim-dan-gejalanya","tag-penyakit-bagian-rahim","tag-penyakit-berkaitan-rahim","tag-penyakit-ca-rahim","tag-penyakit-cyst-rahim","tag-penyakit-dinding-rahim","tag-penyakit-dinding-rahim-tebal","tag-penyakit-fibroid-rahim","tag-penyakit-fibroid-rahim-adalah","tag-penyakit-infeksi-rahim","tag-penyakit-infeksi-rahim-adalah","tag-penyakit-kanker-rahim","tag-penyakit-kanker-rahim-adalah","tag-penyakit-kanker-rahim-dan-gejalanya","tag-penyakit-kanker-rahim-disebabkan-oleh","tag-penyakit-kista-di-rahim","tag-penyakit-kista-rahim-adalah","tag-penyakit-leher-rahim-itu-apa","tag-penyakit-pada-rahim-dan-penyebabnya","tag-penyakit-polip-rahim-adalah","tag-penyakit-rahim","tag-penyakit-rahim-ada-belatung","tag-penyakit-rahim-apa","tag-penyakit-rahim-apa-saja","tag-penyakit-rahim-belatung","tag-penyakit-rahim-bengkak","tag-penyakit-rahim-dalam","tag-penyakit-rahim-dan-gejalanya","tag-penyakit-rahim-endometriosis","tag-penyakit-rahim-jatuh","tag-penyakit-rahim-ke-belakang","tag-penyakit-rahim-kecil","tag-penyakit-rahim-keluar","tag-penyakit-rahim-kering","tag-penyakit-rahim-kista","tag-penyakit-rahim-pada-anjing","tag-penyakit-rahim-pada-remaja","tag-penyakit-rahim-pada-wanita","tag-penyakit-rahim-pcos","tag-penyakit-rahim-turun","tag-penyakit-rahim-wanita","tag-tanda-penyakit-barah-rahim"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1887","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1887"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1887\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1889,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1887\/revisions\/1889"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1888"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sembuhalami.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}